Pernah nggak kalian kehilangan sesuatu? Sesuatu yang sudah menjadi bagian dari rutinitas tiap harimu? Sesuatu yang selalu ada kapan pun kamu mau? Sesuatu yang nggak pernah mengeluh saat kamu butuh? Sesuatu yang.... Hampir jadi segala-galanya?
Aku pernah. Baru saja. Baru saja aku kehilangan sesuatu itu, Sesuatu yang -bulan Februari ini- harusnya menjadi bulan anniversary kita yang ke-2. Sesuatu itu hampir membuatku depresi karena nangis tiap hari *lebay* dan sesuatu yang membuat aku sakit. Sakit hati dan sakit badan. Membuatku demam. Sampai-sampai aku harus rela menelan 6 butir pil pahit itu 3 kali sehari, selama seminggu. Demi usaha melupakan kamu.
kayaknya nggak perlu dijelasin kenapa kamu bisa 'hilang', kenapa kamu bisa 'pergi'. Karena kalo aku cerita, aku takut sedih lagi. Aku takut mewek lagi :(
Yang pasti,sekarang ini aku sedang berjalan. Ke arah Utara. Untuk melupakan kamu. Kenapa Utara? Entahlah, aku juga ga tau :| Pokoknya aku pengen pergi. Aku pengen lupa.
Kehilangan sesuatu sebelumnya nggak pernah se-sakit ini.
Selamat jalan, Laptop-ku. Compaq 510. Semoga kamu tenang di sana. Di dunia elektronika yang aku tak tau pintu masuknya. RIP. I love you more than you could imagine. Bantu aku untuk mengikhlaskan kamu. Bantu aku untuk melupakan kamu. Semoga kamu nggak cemburu, saat aku menemukan penggantimu nanti. Amin :')
Aku pernah. Baru saja. Baru saja aku kehilangan sesuatu itu, Sesuatu yang -bulan Februari ini- harusnya menjadi bulan anniversary kita yang ke-2. Sesuatu itu hampir membuatku depresi karena nangis tiap hari *lebay* dan sesuatu yang membuat aku sakit. Sakit hati dan sakit badan. Membuatku demam. Sampai-sampai aku harus rela menelan 6 butir pil pahit itu 3 kali sehari, selama seminggu. Demi usaha melupakan kamu.
kayaknya nggak perlu dijelasin kenapa kamu bisa 'hilang', kenapa kamu bisa 'pergi'. Karena kalo aku cerita, aku takut sedih lagi. Aku takut mewek lagi :(
Yang pasti,sekarang ini aku sedang berjalan. Ke arah Utara. Untuk melupakan kamu. Kenapa Utara? Entahlah, aku juga ga tau :| Pokoknya aku pengen pergi. Aku pengen lupa.
Kehilangan sesuatu sebelumnya nggak pernah se-sakit ini.
Selamat jalan, Laptop-ku. Compaq 510. Semoga kamu tenang di sana. Di dunia elektronika yang aku tak tau pintu masuknya. RIP. I love you more than you could imagine. Bantu aku untuk mengikhlaskan kamu. Bantu aku untuk melupakan kamu. Semoga kamu nggak cemburu, saat aku menemukan penggantimu nanti. Amin :')

No comments:
Post a Comment