Oct 31, 2011

Manusia Biasa

Tidak ada yang istimewa dari kamu. Sungguh. Kamu hanyalah manusia biasa. Manusia yang sangat biasa di mata Tuhan-Mu.

Tapi tidak begitu di mataku. Kamu tidak pernah terlihat biasa. Sekalipun tidak. Karena saat aku mulai menganggapmu sebagai "biasa" kejutan lain selalu datang. Membuat aku semakin memuja. Memuja kamu.

Entah bagaimana di mata orang lain. Tapi menurutku kamu luar biasa. Luar biasa karena semua ke-biasa-an mu menjadi luar biasa karena kekuranganmu.

Di matamu sendiri. Kamu tidak pernah menganggap dirimu tidak biasa. Kamu selalu berkata, "Aku biasa saja, seperti orang yang lainnya. Kenapa mereka menganggap aku ridak biasa?"

Aku hanya bisa diam. Tersenyum. Tertawa. Terbahak. Lalu diam lagi. Merenung. Kemudian aku berkata dalam hati, "Meskipun aku mengatakan kamu sebagai manusia biasa. Namun di dalam hatiku.. kamu tidak pernah sekalipun jadi yang biasa-biasa saja."

No comments:

Post a Comment